Japanese-style restaurants (restoran bergaya Jepang) itu ada banyak jenisnya. Ada restoran Jepang yang hanya menjual satu menu, ada yang juga yang mengutamakan pengalaman tamu saat berkunjung. Contohnya adalah kaiseki dan omakase. Apa beda dua restoran bergaya Jepang ini?
Yuk, cari tahu jawabannya dalam kelanjutan artikel ini sebelum kamu buat rencana liburan ke Jepang dan buy travel insurance online.
Apa itu Kaiseki?
Kaiseki adalah kasta tertinggi kuliner mewah (fine dining) dalam budaya Jepang. Di restoran kaiseki, tidak ada hidangan yang sama atau berulang. Menu yang disajikan koki di restoran ini akan berubah sesuai musim, sesuai hari, ataupun sesuai bahan yang tersedia di pasar.
Selain menu yang otentik dan tidak berulang, teknik memasak yang digunakan para koki restoran kaiseki juga tidak sepele. Mayoritas koki di restoran kaiseki sudah mengantongi berbagai teknik memasak selama bertahun-tahun. Tujuannya jelas: agar bisa menyajikan hidangan makanan yang spesial, lezat, dan eksklusif.
Tidak sampai di situ. Masing-masing menu yang disajikan juga dirancang dengan sangat apik agar menciptakan sebuah cerita utuh yang berkesinambungan.
Karena itu, kaiseki sering juga disebut sebagai pengalaman bersantap yang serupa dengan meditasi. Soalnya, tamu akan diajak untuk merenung dan menyatu dengan alam juga tradisi.
Apa itu Omakase?
Omakase memiliki arti harfiah, “Kuserahkan kepadamu,” yang berarti: tamu akan menyerahkan pengalaman makannya kepada koki secara penuh. Di restoran omakase, koki memegang kendali penuh untuk membimbing dan memberi tamu pengalaman makan yang dipersonalisasi.
Biasanya, koki akan membaca suasana, memahami selera, dan mengajak ngobrol tamu untuk bisa menyajikan hidangan yang sesuai dengan momen kunjungan tersebut. Alhasil, menu pada kunjungan kamu ke satu restoran omakase untuk kali kedua mungkin tidak akan sama dengan menu pada kunjungan pertama.
Bisa dibilang, omakase adalah bentuk kepercayaan tertinggi antara tamu dan koki. Kamu tidak akan menemukan menu maupun pilihan makanan. Akan tetapi, koki bisa dan tahu harus menyajikan hidangan terbaik seperti apa untuk kamu.
Nah, itulah dia ulasan perbedaan antara kaiseki dan omakase. Kalau disimpulkan, kaiseki menawarkan pengalaman makan yang hening dan spesial—menu berbeda setiap hari.
Sementara itu, omakase menawarkan pengalaman makan yang dipersonalisasi—menu untuk tamu di meja satu dan lainnya bisa berbeda, meski mereka datang pada hari yang sama.
Sebelum pergi ke restoran kaiseki atau omakase di Jepang, jangan lupa buat buy travel insurance online terlebih dahulu supaya liburan kamu aman dan nyaman, ya!